Sabtu, 31 Oktober 2015

Sisa Pesugihan Bekas Pabrik Kapas, Puyung Lombok NTB

Hai Sobat , Cerita Mistik sudah siapkah anda untuk membaca cerita-cerita yang menyeramkan dan membuat bulu kudu' Anda merinding. Jika anda termasuk orang yang penakut saya sarankan untuk tidak melanjutkan cerita ini karena akan berdampak pobia pada diri anda sendiri.Kembali kecerita mistik, tiap daerah sering kali ada cerita-cerita yang janggal diluar logika berfikir kita. Ada yang menyangkutkannya dengan energi supranatural atau biasa disebut dengan mistik. Namun apakah didaerah anda juga pernah ada atau anda sendiri pernah mengalaminya.Yang pasti ini hanya cerita saja, kebenaranya juga belum tentu terbukti , tapi tunggu dulu dibalik cerita tersebut sudah pernah ada yang membuktikannya lho sobat.

Bicara tentang cerita horor atau mistik pasti tidak ada habisnya. Dan pada cerita Sisa Pesugihan Bekas Pabrik Kapas, Puyung Lombok NTB kali ini kita akan menelusuri dan mengungkat kebenaranya.Apakah hal tersebut memang benar-benar ada atau cuma isapan jempol semata. Bagi sebagian masyarakat adat kuno seperti halnya dengan suku Badui, Suku Tengger masih terbiasa dengan aneka cerita mistik. Baik saat melakukan upacara adat atau ritual tertentu yang berhubunganya dengan pemanggilan nenek moyang. Dari segi Agama hal tersebut merupakan adanya campur tangan iblis atau syetan. Namun apakah syetan atau jin itu benar-benar dapat untuk diwujudkan keberadaanya secara nyata ?

Nah melalui media cerita Sisa Pesugihan Bekas Pabrik Kapas, Puyung Lombok NTB ini, kita bisa menganalogika akan keberadaan mahluk astral tersebut. Mungkin sampai saat ini kita cuma bisa merasakan dan mencium baunya saja tanpa adanya wujudnya. Nah dalam ilmu metologi kuno misteri atau cerita mistik ini benar-benar pernah ada dalam ilmu sainsnya. Namun sebagian orang masih janggal untuk menggungkapkanya karena Sisa Pesugihan Bekas Pabrik Kapas, Puyung Lombok NTB masih berhubungan dengan ritual penyembahan syetan.Untuk mendengar dan mengalisa ceritanya tanpa panjang lebar mari kita simak cerita berikut ini.

Cerita sisa pesugihan bekas pabrik kapas merupakan sebuah kisah mengenai misteri dibalik bangunan bekas peninggalan belanda yang berada di Puyung, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelum digunakan sebagai pabrik kapas sebenarnya bangunan ini merupakan pabrik gula pada masa penjajahan Belanda. Bekas bangunan belanda tersebut baru digunakan sebagai pabrik kapas mulai tahun 1982 hingga 2009 silam. Setelah lebih dari 5 tahun terbengkalai rupanya bangunan yang cukup luas tersebut menjadi tempat favorit para makhluk gaib yang konon kerap mengganggu warga setempat serta orang-orang yang melintasi area tersebut. Bahkan terdengar rumor bahwa tempat yang terkenal akan keangkerannya tersebut menjadi tempat para pencari pesugihan melakukan persekutuan dengan makhluk gaib.
sisa-pesugihan-bekas-pabrik-kapas-lombok

Fenomena gaib

Fenomena-fenomena gaib konon kerap terjadi sejak pabrik tersebut masih dipergunakan untuk memproduksi kapas. Kejadian seperti mesin produksi menyala sendiri maupun tidak dapat dimatikan kerap mengundang rasa ngeri dan seram bagi para pekerja yang dulunya bekerja di tempat tersebut.

Sementara itu secara terpisah Pak Karsih yang merupakan warga setempat menuturkan bahwa di bekas pabrik kapas itu kerap terjadi penampakan makhluk astral seperti kuntilanak, pocong, tuyul, bahkan makhluk dengan tubuh tinggi besar serta berbulu (genderuwo).
Bukan hanya warga setempat yang pernah mengalami kejadian menyeramkan di wilayah tersebut melainkan beberapa pengguna jalan yang melintas di sebelah pabrik itu mengaku pernah melihat penampakan berupa pasukan belanda di area pabrik. Bahkan ada pula yang menuturkan bahwa di bekas bangunan yang didirikan pada masa penjajahan Belanda tersebut terdapat sisa pesugihan bekas pabrik kapas.

Interaksi makhluk gaib penghuni bangunan tua peninggalan belanda di wilayah Lombok itu memang menimbulkan rasa penasaran bagi siapa saja yang mendengar ceritanya. Tak heran jika salah satu acara tv swasta yakni Mister Tukul Jalan-jalan mencoba menyambangi area kompleks pabrik kapas guna mencari tahu kebenaran dari cerita yang kerap terdengar.

Dari penelusuran gaib yang dilakukan oleh crew yang terdiri dari Kang Soleh Pati, Ahmad, Tiara Kumala, dan lainnya didapati beberapa makhluk astral bermukim di tempat itu. Diantaranya adalah sbb:
bangunan-tua-bekas-pabrik-kapas-lombok

Penampakan Anak Kecil

Menurut penuturan Kang Soleh Pati sosok penampakan yang kerap dikira tuyul oleh warga ternyata bukanlah tuyul melainkan sosok gaib menyerupai anak kecil dan kerap menangis.

Gangguan Genderuwo

Genderuwo yang tinggal di parbik kapas rupanya makhluk paling iseng di tempat tersebut. Gangguan serta kejadian diluar kendali manusia terkait dengan mesin produksi yang sering trouble rupanya sedikit banyak merupakan ulah makhluk dengan badan tinggi besar itu.

Gerbang Gaib

Entah seperti apa wujud dari gerbang yang dimaksud yang jelas di dalam area bekas pabrik kapas Puyung, Lombok NTB ini terdapat gerbang gaib yang menghubungkan antara dunia manusia dengan alam gaib.

Di depan gerbang ini terdapat dua penjaga berpawakan gagah dan berpenampilan seperti pasukan belanda. Sosok inilah yang sering menampakkan diri pada pengguna jalan yang berada di samping pabrik.

Sisa Pesugihan

Rupanya rumor sisa pesugihan yang beredar di masyarakat benar adanya. Terbukti di area pabrik juga terdapat makhluk astral berwujud kelelawar dengan jumlah sangat banyak.
ilustrasi-ritual-pesugihan-di-bekas-pabrik-kapas-lombok
Dari sekian banyak jin berwujud kelelawar itu ada satu yang menjadi pemimpin atau rajanya. Penampakannya berwujud kelelawar besar dengan mata merah dan muka menyerupai babi. Makhluk inilah yang memiliki perjanjian dengan manusia atau dengan kata lain menjadi persekutuan seseorang yang mengharapkan kemudahan harta/ pesugihan.
Namun demikian rupanya proses ritual pesugihan itu belum selesai sehingga masih menyisakan perjanjian sekaligus harapan para siluman kelelawar. Dari perjanjian yang dilakukan sebelum dibangunnya pabrik tersebut konon sang pelaku diberi syarat untuk mempersembahkan seribu wanita belia sebagai tumbal kepada siluman kelelawar.

Dari perjanjian itu makhluk yang bermuka seram dengan taring keluar itu juga menjanjikan segepok emas batangan jika si pelaku mampu memenuhi persyaratannya.

Alih-alih mendapatkan emas batangan yang dimaksud, belum juga tumbal yang dipersembahkan genap sepuluh si pelaku tak lagi menepati janjinya entah karena telah meninggal atau sebab lain tak ada yang pernah tahu.

Karena itu pula para siluman kelelawar itu kerap mengganggu warga sekitar dan masih mengharapkan adanya persembahan bagi mereka. Di lain sisi batangan emas yang telah dipersiapkan oleh makhluk gaib itu masih tersimpan dibalik keangkeran pabrik kapas PTP.

Satu hal yang dapat kita ambil dari kisah tersebut di atas yakni janganlah percaya akan tipu muslihat makhluk gaib. Jangankan mengentaskan seseorang dari masalah, mereka saja belum tentu menuntaskan permasalahan mereka sendiri. Terima masih telah menyimak cerita sisa pesugihan bekas pabrik kapas Puyung Lombok NTB.

Judul :Sisa Pesugihan Bekas Pabrik Kapas, Puyung Lombok NTB
Link :Sisa Pesugihan Bekas Pabrik Kapas, Puyung Lombok NTB

Artikel terkait yang sama:


Sisa Pesugihan Bekas Pabrik Kapas, Puyung Lombok NTB

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sisa Pesugihan Bekas Pabrik Kapas, Puyung Lombok NTB

0 komentar:

Posting Komentar